Senin, 11 Oktober 2010

akhirnya tulisan JILID 1 : PERSEMBAHAN CINTA BUAT DE'AM,,,,, terselesaikan juga....heee...........eee...........hee................eee. tidak ada kata yang bisa ku ucap selain ma'afku untuk semua.......................................ma'afin aku ya,,, semuanya, mungkin aku selama ini terlalu cengeng dan terlalu mengada-ada dalam berdiary,,, tapi maklumin aja namanya juga orang bego suka nulis yang tak karuan.. Okey... salam perdamaian untuk semua,,,,,,,,,,,,,,,,,,, sekarang kita akan melaju ke jilid II : SPIRIT OF MY LIFE....... sulit juga nanti nulis kata-kata penyemangat......

PENGANTAR TERAKHIR, PERSEMBAHAN CINTA BUAT DE’AM……..!!!

Hari-hari telah berlalu,,, bukti cintaku telah ku paparkan,,, hingga ungkap cintaku telah ternyatakan dengan rendah di hadapmu… deam sekarang barulah aku sadar bahwa cintamu tidaklah harus aku miliki,,, aku sadar ternyata kau hanya tercipta sebagai seseorang yang selalu ku sanjung,,, aku terima di takdirku, bahwa ku hanya pantas menjadi seorang pemujamu…. Semua perjuangan cinta yang terkerahkan,,, tetesan keringat yang berlari demi menggapai cintamu,,, luka dan di benci olehmu telah ku bungkus dengan keindahan,,,,,, mungkin hanya ini yang bisa ku beri sebagai kado persembahan cinta buatmu………..

Sekarang aku telah terbangun dari mimpi-mimpiku tentangmu.. terlepas dari pekatnya malam-malamku…. Mencoba membangun hidup dari dunia kedua yang telah terlewatkan….. inilah lembar ketiga hidupku menuliskan kisah dimanaku terjatuh, terkikis, terhempas oleh badai yang membentengi harapku padamu…kisah-kisah yang terlewatkan itu…… biarlah tersimpan di tempatnya,,, biarlah memutar di setiap memori otak yang pernah ada di saat itu… ku kepalkan tanganku,,, ku coba seteguh hatiku berlari mendaki puncak… hingga hamparan kabuju yang tertinggi.

Saat-saat seperti inilah pertama kali ku coba menambatkan hatiku padamu,,, walau ku tau saat itu aku akan mati,,, tetapi semangat dan dorongan terlarang itu menyatu dengan teguhnya di hatiku… aku bukan musuhmu,,, tetapi cintamu adalah mimpi terindah hidupku,,, kebencianmu adalah harapan yang ku rancang untukmu… tetapi keacuh tak acuhanmu akan membuatku menjadi sesuatu yang tak berarti.

Ternyata kau memilih untuk membenciku,,, menghentikan sejenak langkah-langkah kakiku,,, aku terdiam dan bergumang “ mungkin aku memang pantas begini “ meski saat itu hatiku tak kuasa menahan tangis terdalamnya. Tetapi inilah saat-saat terakhir kepekaan dalam hatiku menghilang,,, hatiku membatu,,, tak ada lagi kesedihan yang mampu kuratap,,, seolah-olah akulah terminator di abad 21.

Bukan sesuatu yang baik dan bukan pula sesuatu yang buruk… moga akan terus mengingatkanmu tentang sesuatu yang ku ingin berikan padamu,,, karena sesuatu yang kun gin berikan padamu,,,, karena sesuatu yang berharga sekalipun tak akan berarti untukmu bila aku yang memberi………. Aku adalah orang yang kau benci,,, yang kau bunuh dengan seribu topeng kesealan…. Dan khayalanku pun berkata………………………….

“ kecantikan di wajahmu akan pudar oleh waktu,,, begitupun cintaku, akan hilang bersamanya,,,, tetapi deam, sifat dan prilakumu akan tetap membuatku mencintaimu………!!! “